14 Nov 2019

Workshop Guru – Pembuatan Media Pembelajaran

Pengabdian Masyarakat Dosen Teknik Industri – Universitas Telkom, di MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan.

Pemanfaatan teknologi yang berkembang saat ini pun masih dirasa sangat kurang di lingkungan pedesaan. Lingkungan pedesaan yang jauh dari kota membuat mereka juga minim dalam kemampuan di dunia TIK. Bukan karena masalah ketersediaan akses yang ada, melainkan banyak pemuda yang belum mengerti benar manfaat dari TIK ini. Melalui pelatihan ini diharapkan para pemuda masjid semakin bersemangat untuk mengasah kemampuan mereka di dunia TIK.  Melalui aplikasi-aplikasi sederhana diharapkan mereka mampu mengembangkan potensi masjid dan lingkungan sekitar masjid baik dunia akademik, pertanian, perternakan, parawisata yang berbasis IT. Misalnya, melalui web sederhana, mereka bisa menginfokan tempat wisata, atau bisa digunakan untuk promosi penjualan hasil-hasil pertanian dan perternakan. Melalui kesadaran akan kemanfaatan TIK ini, kami berharapa para pemuda masjid ini bisa diarahkan untuk mempelajari program/coding sederhana yang bisa bermafaat untuk. Dasar kemampuan programming bisa mereka kembangkan dengan membentuk komunitas IT melalui bimbingan para dosen Telkom University.

Tujuan pengabdian masyarakat dengan skema reguler ini adalah untuk memberikan pelatihan programming untuk remaja masjid di Masjid Abu Bakar Maniskidul, Kuningan Jawa Barat. Masjid Abu Bakar di Kabupaten Kuningan yang memilliki jumlah remaja masjid hingga lebih dari 100 orang. Jumlah remaja masjid yang begitu banyak ini karena Masjid ini berada di dekat lingkungan madrasah tsaniwiyah dan aliyah di daerah maniskidul. Masjid ini berada di tengah pedesaan sehingga informasi-informasi seputar dunia teknologi sangat minim. Karena info tentang teknologi yang minim ini, banyak remaja masjid yang masih “gaptek” dengan pemanfaatan teknologi. Di tengah isu strategis tentang transformasi digital saat ini, salah satu kendala yang dihadapi oleh para pemuda di sana adalah kemampuan untuk menggunakan perangkat komputer khususnya dalam kemampuan programming. Potensi daerah yang cukup baik baik dari pertanian dan kualitas SDM para pemuda membuat kami berencana untuk mebuat pelatihan literasi TIK beserta pemanfaatannya. Harapan kami dengan pelatihan ini, para remaja masjid termotivasi untuk belajar programming untuk membuat aplikasi-aplikasi sederhana yang bermanfaat untuk lingkungan di sekitar masjid.

Beberapa manfaat yang dirasakan dalam pelatihan ini:

  1. Para remaja masjid mampu menggunakan computer dan smartphone untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dalam peningkatan pembelajaran.
  2. Merangsang para remaja masjid untuk lebih kompetitif dengan era digital saat ini dengan proyek sederhana selama pelatihan tersebut.
  3. Memberikan wawasan baru kepada para remaja masjid tentang perkembangan teknologi informasi.
  4. Merangsang para remaja masjid untuk terus menggali informasi dan melatih kemampuan dasar mereka dalam teknologi informasi

Demikian kegiatan pengabdian masyarakat kami laksanakan dengan harapan para pemuda masjid juga memiliki bekal yang mumpuni untuk menghadapi tantangan zaman di era digital.