Transformasi Seleksi Santri: Rancangan Cetak Biru Kriteria Rekrutmen Santri LTQ Cahaya Mujahadah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom Bandung 2026

Dosen dan pegawai Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom Bandung (Tel-U) kembali mewujudkan komitmen tridarma perguruan tinggi melalui program pengabdian masyarakat (abdimas) yang inovatif. Kali ini, tim abdimas FRI yang terdiri dari Dr. Fida Nirmala Nugraha, M.Psi., Dr. Atya Nur Aisha, M.T, dan Yoga, M.Ak., serta tim mahasiswa FRI, kembali berkolaborasi dengan Lembaga Tahfidz Quran (LTQ) Cahaya Mujahadah untuk merancang sebuah panduan akademis bertajuk “Cetak Biru Kriteria Rekrutmen Santri”. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan lembaga untuk mentransformasi sistem seleksi santri baru mereka, beralih dari metode evaluasi yang cenderung subjektif antar pengurus menjadi sistem yang jauh lebih objektif dan terstruktur. Melalui pendekatan analisis jabatan (job analysis) dan pendalaman aktivitas keseharian santri, tim Tel-U membantu merancang instrumen seleksi yang kuat guna memastikan calon santri memiliki kesiapan beban akademis yang sesuai.

WhatsApp Image 2026-06-30 at 13.43.09

Dalam penerapannya, cetak biru ini memperkenalkan arsitektur rekrutmen yang ditopang oleh empat pilar kriteria santri ideal, yaitu: daya juang, kematangan emosi, tanggung jawab, dan kolaborasi yang merupakan perwujudan dari visi misi LTQ Cahaya Mujahadah.

Keempat pilar tersebut diturunkan menjadi enam kompetensi spesifik yang dinilai menggunakan rubrik wawancara berbasis perilaku masa lalu dengan skala penilaian yang terukur. Standarisasi alat ukur ini tidak hanya berfungsi untuk mengeliminasi bias personal dari panitia seleksi, tetapi juga dirancang secara strategis untuk meningkatkan retensi dan mencegah santri gugur sebelum lulus. Melalui sistem tata kelola rekrutmen yang baru ini, inovasi dari sivitas akademika FRI Telkom University ini diharapkan mampu memberikan keadilan bagi seluruh pendaftar sekaligus menjaga muruah LTQ Cahaya Mujahadah sebagai institusi pencetak generasi emas penghafal Al-Qur’an.

Tinggalkan Balasan