Tracer study dilakukan dengan tujuan memperoleh informasi mengenai karir alumni setelah mahasiswa lulus dari perguruan tinggi. Informasi ini diperlukan salah satunya untuk memperoleh pengetahuan mengenai tren pekerjaan alumni, kompetensi yang dibutuhkan alumni dan perkembangan karir alumni. Informasi dari hasil tracer study juga dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan bagi perkembangan program studi, diantaranya untuk rencana pengembangan karir mahasiswa dan juga masukan bagi perbaikan kurikulum program studi.

Tracer study pada Universitas Telkom dilakukan oleh direktorat Career Center  Universitas Telkom, dilakukan setelah 1 tahun mahasiswa lulus dari Universitas Telkom. Metode dilakukan melalui survey, dilakukan selama 3 kali dalam setahun menyesuaikan dengan periode wisuda Telkom University pada bulan Maret, Juli dan Oktober. Informasi mengenai karir dan kompetensi lulusan didapatkan bukan hanya dari alumni, namun juga pengguna lulusan/ alumni. Informasi dari pengguna lulusan diperoleh melalui survey, diskusi dan executive gathering.

Salah satu informasi tracer study digunakan dalam pertimbangan penetapan profil lulusan yaitu menetapkan peran yang dapat dilakukan oleh lulusan di bidang keahlian atau bidang kerja tertentu antara 1-3 tahun setelah menyelesaikan program studi. Masukan tentang kompetensi terpakai yang dapat diperoleh dari alumni yang bekerja 1-3 tahun setelah lulus pada institusi nasional dan internasional, untuk menentukan keterampilan khusus lulusan. Berikut adalah hasil dari tracer study selama 5 tahun terakhir yang dilakukan oleh bagian Career Center  dan juga prodi Teknik Industri Universitas Telkom, yang akan digunakan sebagai pertimbangan kompetensi lulusan prodi Teknik Industri.

 

Hasil Tracer Alumni

Berdasarkan hasil dari tracer alumni, diperoleh informasi mengenai posisi kerja alumni selama kurun waktu 2009-2012. Posisi kerja dibagi ke dalam dua kelompok besar, dilihat dari kesesuaian dengan kompetensi lulusan teknik industri dengan deskripsi jabatan yang diberikan oleh alumni, yaitu posisi kerja TI (gambar 3.2) dan posisi kerja non TI (gambar 3.3).

Gambar 3.2 Posisi Kerja Alumni (Sesuai Kompetensi TI) periode 2010-2012

 

Gambar 3.3.       Posisi Kerja Alumni (kompetensi non TI)

Berdasarkan Gambar 3.2 dan Gambar 3.3, maka gambaran profesi Teknik Industri adalah sebagai berikut.

  1. Bidang Manufaktur

Pada bidang manufaktur, alumni teknik industri pada umumnya bekerja dengan posisi yang berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian produksi, manajemen kualitas. Posisi yang diduduki oleh alumni diantaranya sebagai staff PPIC, Controller, Drafter, Inventory Officer, Quality Assurance dan Quality Control untuk produksi. Pada bidang manufaktur ini pada umumnya pemahaman tentang sistem manufaktur menjadi kompetensi umum yang perlu dimiliki oleh alumni. Kurikulum yang ada sebelumnya telah mencakup kompetensi yang diperlukan. Masukan dari alumni ke depannya, adalah diberikannya keterampilan dan kemampuan yang terkait dengan sistem manufaktur terbaru seperti lean six sigma, lean manufacturing and green manufacturing.

  1. Bidang Logistik

Sekitar 5% alumni bekerja di bidang logistik. Pada bidang logistik, alumni TI berperan dalam perencanaan dan pengendalian sistem distribusi. Meskipun masih sedikit namun peluang untuk bidang logistik cukup meningkat.

  1. Bidang Pemasaran

Pemasaran merupakan bidang yang tertinggi dipilih oleh alumni sebagai bidang karirnya. Peran tehnik industri dalam bidang pemasaran diantaranya merencanakan sistem pemasaran untuk membuka peluang pasar, diantaranya posisi market research; mengelola customer yaitu posisi CRM, maupun di bagian sales & distribution. Peluang karir di bidang marketing memang masih sangat tinggi sampai dengan saat ini. Dari situs pencarian kerja online (jobstreet.com maupun jobdb) posisi-posisi di bidang marketing masih menempati urutan pertama dalam lowongan karir. Peluang karir yang tinggi di bidang marketing perlu diimbangi dengan penguatan kompetensi yang menjadi keunggulan sarjana teknik industri dibandingkan lulusan dari prodi lain.

  1. Bidang Sistem Informasi dan IT

Bidang profesi lain yang banyak dipilih oleh alumni prodi TI adalah bidang sistem informasi dan IT. Kemampuan alumni dalam memahami sistem integral dan juga pengetahuan mahasiswa terhadap berbagai displin ilmu (teknis dan manajemen) menjadi keunggulan bagi alumni yang mangambil bidang karir ini. Beberapa posisi kerja alumni diantaranya sebagai information system staff, staff dan konsultan ERP (functional) bidang finance, Logistic, Human Capital. Beberapa alumni diantaranya juga memilih karir bidang IT yang bukan sebagai kompetensi khusus dari lulusan TI, yaitu sebagai IT Developer, IT Technical Support dan Network Engineer. Umumnya alumni belajar secara mandiri kompetensi yang terkait dengan bidang karir tersebut.

  1. Bidang Keuangan

Alumni prodi Teknik Industri memilih bidang keuangan sebagai profesinya, diantaranya sebagai Finance staff dan functional ERP FICO. Peran lulusan dalam bidang keuangan diantaranya dalam merencanakan, mengelola dan menganalisis sistem keuangan di perusahaan. Lulusan juga berperan dalam menganalisis resiko keuangan manajemen perusahaan sebagai staff manajemen resiko perusahaan.

  1. Bidang Sumber Daya Manusia

Bidang karir lain alumni prodi TI adalah bidang Sumber Daya Manusia (human capital), diantaranya untuk posisi Organizational Development, performance appraisal, compensation & benefit, pengembangan karyawan. Peran alumni di bidang SDM antara lain merencanakan sistem performansi dan kompensasi bagi karyawan.

  1. Prospek Karir Ke Depan

Globalisasi merupakan isu yang ada di kondisi pasar tenaga kerja mulai dari tahun 2015 hingga beberapa tahun ke depan. Beberapa sumber dikumpulkan untuk memberikan informasi mengenai pasar tenaga kerja. Isu-isu yang menjadi tantangan kita ke depan diantaranya adalah penyerapan tenaga kerja berdasarkan sektor usaha dan prediksi requirements tenaga kerja yang dibutuhkan. Selain itu akan dibahas juga mengenai tantangan karir bagi lulusan teknik industri ke depannya.