Program Studi Teknik Industri Telkom University adalah Program Studi Teknik Industri yang mengkhususkan pada bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, yang berdiri tanggal 28 September 1990, dan merupakan salah satu Program Studi yang pertama berdiri di Institusi Telkom University (dahulu STTTelkom, kemudian ITTelkom).

Industrial Engineering Telkom University Program is the Department of Industrial Engineering specializing in Information and Communication Technology aspect, which was established on September 28th, 1990, and is one of the first program in Telkom University (formerly STTTelkom, then ITTelkom).

Program Studi Teknik Industri Telkom University terakreditasi A berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia No 065/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2015.

Industrial Engineering Telkom University Program is accredited “A” by the Decree of National Accreditation Board of Higher Education of the Republic of Indonesia No. 065/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2015.

Kurikulum pada Program Studi Teknik Industri Telkom University dirancang dengan total 145 SKS yang ditempuh dalam 4 tahun/8 semester. Pada tingkat I mahasiswa dibekali dengan matakuliah dasar untuk keilmuan Teknik, tingkat II mahasiswa dibekali matakuliah yang relevan dengan bidang Teknik Industri, sementara pada tingkat III mahasiswa dibekali matakuliah perancangan yang mengintegrasikan matakuliah yang telah di dapat pada tahun-tahun sebelumnya dan pada tingkat IV mahasiswa dibekali dengan matakuliah pilihan yang diminati oleh mahasiswa sebagai pendukung pengerjaan Tugas Akhir dan mengasah keterampilan.

The curriculum at Industrial Engineering Telkom University Program is designed in 145 credits taken within 4 years/8 semesters. At the first level students are equipped with the subject base for scientific technique, at the second level students are equipped with the subjects that are relevant to of Industrial Engineering field, while at the third level students are equipped with the course design that integrates the subjects that are given in previous years, and at the fourth level, students are equipped with optional subjects preferred by students for making final project and sharpen their skills.

Berdasarkan rancangan kurikulum Program Studi Teknik Industri diharapkan lulusan yang menguasai cara memandang permasalahan sistem dimanapun dengan integral, menyeluruh. Hal ini didukung dengan Kurikulum Berbasis kompetensi yang menggunakan frame kurikulum dari DIKTI, ABET(Accreditation Board for Engineering and Technology) dan BKSTI(Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia).

Based on the draft curriculum graduates of Industrial Engineering Program are expected to master the ways of facing the system problems by integral and holistic in eveywhere. This is supported by competency-based curriculum that uses frame curriculum of Higher Education, ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) and BKSTI (Operator Cooperation Agency for Higher Education Industrial Engineering Indonesia).